Langsung ke konten utama

ZenFone 5 ? Kok ada lagi, tapi beda seri ..

Alfredho Surbakti, Bekasi 2018
Beberapa hari lalu, kami sempat menampilkan preview dari salah satu smartphone baru ASUS yang akan segera dipasarkan di Indonesia, yaitu ZenFone 5 (ZE620KL). Sebagai anggota keluarga dari generasi terbaru smartphone ASUS, ZenFone 5 ini tentu saja dibekali dengan berbagai hal, termasuk hal-hal baru, yang membuatnya menawarkan keunggulan bila dibandingkan dengan pendahulunya, dari keluarga ZenFone 4. Kali ini, kami akan memberikan ulasan yang lebih lengkap terkait smartphone baru itu, dalam artikel review ini!

Desain

ASUS menawarkan desain “modern” di ZenFone 5 (ZE620KL) ini, dengan layar 6.2″ rasio 18.7:9 yang memiliki “notch” di bagian atas. Desain seperti ini sudah cukup banyak diadopsi oleh produsen smartphone untuk produk baru kelas menengah dan atas mereka. ZenFone 5 ini sendiri bukan smartphone ASUS pertama yang hadir ke Indonesia yang mengusung desain layar modern dengan rasio 18:9 ke atas. Sebelumnya, ASUS juga telah menawarkan ZenFone Max Pro M1, dengan layar 18:9, tetapi tanpa “notch”.
Dimensi keseluruhan dari ZenFone 5 ini adalah 153 mm x 75.7 mm x 7.9 mm. Bila dibandingkan dengan penampang sisi depan, layar smartphone ini menawarkan screen-to-body ratio sekitar 84%. Bukan yang tertinggi, tetapi sudah terbilang baik untuk kelas smartphone masa kini.
Penggunaan layar dengan ukuran yang lebar membuat ASUS merasa tidak perlu untuk menyertakan tombol navigasi fisik di ZenFone 5 ini. Mereka hanya menyertakan tombol navigasi virtual on-screen. Menariknya, ASUS menyediakan opsi urutan peletakan tombol, back di kiri dan all apps di kanan; atau back di kanan dan all apps di kiri. Tombol navigasi virtual ini juga bisa disembunyikan, sehingga pengguna bisa menggunakan layar untuk tampilan penuh, dan ditampilkan kembali dengan mudah, dengan membuat gerakan mengusap ke atas dari sisi bawah layar.
Terkait tombol fisik, ASUS hanya menyertakan tombol “standar” untuk smartphone saat ini, yaitu power dan volume +/-. Kedua tombol tersebut ditempatkan di sisi kanan smartphone. Selama menggunakan smartphone ZenFone 5 ini, kami merasa posisi tombol terlalu rendah, sehingga secara reflek, saat ingin menekan tombol power, kami beberapa kali malah menekan tombol volume -. Namun, hal ini bukan suatu hal yang menyulitkan penggunaan smartphone ini secara keseluruhan, karena dengan membiasakan diri, setelah beberapa hari kami tidak lagi salah menekan tombol volume – saat ingin menekan tombol power.
Konektor USB Type C hadir di ZenFone 5 ini. Hal ini menandai bahwa ASUS telah menggunakan konektor ini di 3 generasi ZenFone kelas menengah atas mereka, mulai dari ZenFone 3, ZenFone 4, dan kini juga di ZenFone 5. ASUS menempatkan konektor tersebut di sisi bawah-tengah smartphone, dekat dengan konektor audio 3.5″.
Tray SIM Card diletakkan di sisi samping kiri smartphone ini. ASUS hanya menyertakan tray hybriduntuk ZenFone 5, yang berarti pengguna harus memilih antara menggunakan dua buah Nano SIM atau satu Nano SIM dan satu Micro SD. Hal ini bisa jadi akan sedikit merepotkan bila pengguna merasa storage internal di smartphone ini kurang besar, tetapi juga membutuhkan dua buah SIM card.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, ZenFone 5 ini hadir dengan “notch” di bagian atas layar. ASUS menempatkan sensor kamera selfie di bagian tersebut, di samping earpiece. Terdapat juga beberapa sensor pendukung penggunaan smartphone, termasuk proximity sensor, di bagian tersebut.
Beralih ke sisi belakang. Di sisi belakang ini terdapat sistem dual-camera untuk kamera utama yang ditempatkan di daerah kiri atas. Terdapat juga fingerprint scanner dengan bentuk bulat yang diletakkan di bagian tengah, agak ke atas. Saat smartphone dipegang, posisi fingerprint scanner ini terasa cukup mudah dijangkau oleh telunjuk. Namun, karena posisinya di sisi belakang, pengguna tentu harus memegang atau mengangkat smartphone ini dahulu sebelum bisa menggunakannya.
Bodi ZenFone 5 ini dibangun dari bahan metal, dengan lapisan warna metalik. Secara keseluruhan, bodi smartphone ini terbilang kokoh, membuatnya terasa mantap saat dipegang. Walaupun begitu, desain bagian belakang membuatnya terasa agak licin, dan juga membuatnya mudah kotor karena bekas sidik jari pengguna.

Paket Penjualan

Smartphone ZenFone 5 (ZE620KL) ini hadir di lab. pengujian kami dengan disertai paket penjualan lengkapnya yang dikemas di dalam sebuah boks dengan warna biru tua keabu-abuan. Desain dari boks paket penjualan ZenFone 5 ini terlihat minimalis, jauh sekali dengan desain boks keluarga ZenFone 4 (ZenFone 4 Max Pro, ZenFone 4 Selfie, ZenFone 4 Selfie Pro, dll) yang terlihat cukup berwarna, ataupun juga desain boks beberapa smartphone baru ASUS lain, seperti ZenFone Max Pro M1 dan ZenFone Live. Di dalam kemasan paket penjualan itu, selain unit smartphone ZenFone 5, terdapat juga perlengkapan pendukung, seperti:
  • Jelly Case
  • Pin/Tray Ejector
  • Headset (dengan 3 opsi eartip)
  • Adaptor/Charger 5V 2A
  • Kabel USB to USB Type C
  • Paket Dokumen
Perlengkapan yang disertakan ASUS di paket penjualan ZenFone 5 ini bisa dikatakan merupakan set yang umum dijumpai untuk smartphone kelas menengah saat ini. Secara umum, perlengkapan yang disertakan sudah bisa mendukung penggunaan sehari-hari dari smartphone ini. Memang, paket penjualan ini tidak bisa dikatakan sangat lengkap, tetapi sudah mencakup perlengkapan yang akan banyak dibutuhkan, termasuk jelly case.
Jelly case, atau jenis-jenis case smartphone lain, memang belakangan ini makin banyak disertakan di paket penjualan sebuah smartphone, untuk membantu melindungi smartphone saat digunakan, serta di beberapa smartphone dengan bodi yang mudah kotor oleh sidik jari, termasuk ZenFone 5 ini, menghindari bercak sidik jari menempel di bodi smartphone. Secara umum, kualitas jelly case bawaan paket penjualan ini terbilang cukup baik, tetapi kami merasa kurang nyaman ketika menekan tombol volume up/down dalam kondisi case terpasang. Hal itu disebabkan karena bahan case terlalu tebal, sementara lubang untuk tombol volume +/- terlalu sempit, sehingga tombol terlihat seperti “tenggelam” di dalam case.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Oppo F7 "THE NEW SELFIE EXPERT"

Alfredho Surbakti, Bekasi 2018 Oppo kembali menggebrak pasar Indonesia dengan meluncurkan smartphone terbarunya, F7, dengan banderol yang terbilang kompetitif, yakni mulai dari Rp4.199.000. Debut smartphone ini di Indonesia terbilang spesial karena bertepatan dengan ulang tahun ke-5 Oppo Indonesia. Kehadiran F7 membuat Oppo semakin yakin untuk memantapkan posisinya sebagai Selfie Expert and Leader. Sesungguhnya apa saja fitur keren yang membuat Oppo begitu percaya diri F7 bakal disambut antusias oleh masyarakat Indonesia? Simak ulasan lengkapnya: Desain tampak lebih mewah Dibanding pendahulunya, Oppo F7 menawarkan perubahan desain yang lumayan signifikan. Dilihat dari berbagai sisi, Anda akan dengan mudah membedakan smartphone ini dengan F5. Sebuah nilai plus yang dapat memberikan sensasi baru bagi pengguna yang ingin beralih dari F5 ke F7. Perbedaan paling kentara jelas terlihat di bagian depan. Oppo mengusung desain layar berponi (aspect ratio 19:9) yang belakangan menjadi populer d...

Review Vivo V9, Pesaing Oppo F7 kah?

Alfredho Surbakti, Bekasi 2018 Jakarta - Setelah ditunggu-tunggu, Vivo V9 akhirnya meluncur di Indonesia. Melalui gelaran megah yang berlangsung di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, smartphone ini telah resmi hadir di Indonesia.  Satu hal yang menjadi daya tarik dari smartphone ini adalah layarnya yang mengingatkan kita pada iPhone X. Bedanya, sistem operasi yang digunakan adalah Android. Sebenarnya jika dilihat lebih seksama, ukuran bezel serta notch Vivo V9 agak berbeda dengan iPhone X. Bezel bawah Vivo V9 terlihat lebih tebal ketimbang iPhone X. Selain itu notch atau poninya lebih kecil. Mulai dari perkenalannya pertengahan Maret lalu, detikINET sudah lebih dahulu menjajal kemampuan Vivo V9. Apa saja yang menarik di dalamnya? Desain Pertama kita ulas terlebih dahulu soal desain. Layar Vivo V9 masih sama disebut sebagai FullView Display. Rasio layar dengan bodinya sebesar 90%. Sementara perbandingan aspek rasionya 19:9. Bezel samping Vivo V9 memiliki ketebalan 1,75 mm. Ini di...